Suatu sore menjelang hari natal, Ando meminta kepada ayahnya, Wawan, untuk dibelikan sebuah pohon natal.
Setiap tahun Ando selalu merengek minta dibelikan pohon natal dan Wawan selalu mengatakan, "Saya tidak mau mengeluarkan uang untuk sebuah pohon natal!"
Tetapi karena anaknya terus merengek-rengek. maka Wawan segera mengambil kapaknya dan pergi meninggalkan rumahnya. Tidak beberapa lama ia
Thursday, April 3, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2008
(195)
-
▼
April
(47)
- Perempuan lebih baik daripada pria
- Curang
- Cara Mendapatkan Oral Seks
- Banyak Senengnya
- Letak Surga
- Programmer dan Engineer
- Testis Termahal
- Bagaimana Cara Menyentuh Payudara Wanita
- Tanya dulu
- King kong
- Cara Mencuri Uang Perusahaan
- Sepatu Buaya
- Sepong Dengan Sekretaris
- Tiga nenek sihir
- Ban kempes
- Balas dendam
- Anggota Kapak Merah
- Banyak Taktik
- Perasaan Abang aja
- Mati Tertembak
- Rumah Baru
- Tukang es pembawa sial...
- Berita Buruk
- Malam Pertama
- Penyebab sapi gila?
- Jangan Menjadikan Penis Sebagai Password
- Cara Agar Masuk Surga
- Enggan menjadi juri
- Orang jawa Pertama ke Bulan
- Komplain
- 2 WTS
- Tiga orang sakti
- Wanita Seksi yang Bunuh Diri
- Penyakit susah tidur Tentara
- Cinta Ini Membunuhku
- Tepuk Pundak
- Cara untuk mati
- Misteri Polisi Pembunuh Sapi
- Sepak bola di surga
- Menghasilkan uang yang terlalu besar
- Interview
- Penis minta naek gaji..
- Lomba canggih-canggihan
- Cerita dari Neraka
- Lowongan Admin
- Cara Menjadi Anggota DPR
- Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia (keseimbangan)
-
▼
April
(47)
0 comments:
Post a Comment